• 021 31900976
  • 0812 8032 3307

Jefri Van Novis Si “Bonita” Yang Menginspirasinya

Posted on: July 19th, 2014 by jefri No Comments

Majalah Wirausaha dan Keuangan. WK. Edisi 67 . November 2008.

Di kalangan anak muda suku Minang, sudah ada adagium umum, bahwa sukses dapat diraih dimana saja, tidak harus terus di kampung. Oleh karena itu tidak heran jika sejak belia, anak – anak asal Sumatra Barat sengang merantau. Namun Jefri Van Novis memiliki cara lain untuk meraih sukses.

Berbeda dengan teman sebayanya yang senang merantau, Jefri justru senang tetap tinggal di Bukittinggi, kota yang banyak memberikan banyak inspirasi. Pikirannya tentang hal ini sangat sederhana. Kalau semua orang Minang merantau siapa yang mengurusi kampung halaman. Jefri (27) lahir di Bukittinggi. Alumni Universitas Andalas Padang angkatan 2000 dari Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Pemasaran ini terbilang mahasiswa yang pandai di kampusnya dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,3. Masa belajarnya termasuk singkat, hanya 3,5 tahun.

Belajar dan Bekerja 

Yang menarik dari perjalanan bisnis Jefri adalah justru cara mengawalinya  berbisnis yang sangat unik dan inspiratif. Unik karena ia di sela-sela waktu belajarnya harus rela mencari uang sendiri sebagai konsekuensi dari ketiadaan biaya kuliah yang disediakan kedua orangtuanya. “Saya hampir saja tidak dapat melanjutkan kuliah karena kurangnya biaya. Tetapi saya mencoba tetap bertahan dan mencari jalan keluar dengan berbisnis kecil-kecilan.” ujarnya.

Belajar dan bekerja memang bukan hal yang mudah, apalagi jika menginginkan nilai kuliah juga baik. Namun dengan tekad dan ketekunan. Jefri mencoba malakukan keduanya dengan baik, dan dia telah membuktikannya. Langkah pertama yang ia lakukan adalah kuliah secara serius dan mencermati materi mata kuliah dengan baik sehingga saat ujian nilai yang diperolehnya juga baik.

Kedua, di sela-sela waktunya ia bergabung dalam kelas berbahasa inggris yang diharapkan hal ini akan menjadi nilai yambah bagi dirinya untuk menghadapi persaingan global di masa depan.

Ketiga, ia mencoba mencari  uang dengan bekerja sebagai pemasok pakaian dalam wanita merek Bonita di Padang. Ketiga langkah ini dilakukan Jefri sebagai upayanya untuk menyelamatkan cita-citanya untuk sukses kuiah sekaligus sukses berbisnis.

Seperti diketahui, selain kuliah Jefri juga harus bekerja untuk membiayai kuliahnya. Berawal sebagai pemasok pakaian dalam merek Bonita inilah yang membuat Jefri mengenal bisnis, mengenal liku-liku dan kehidupan pasar dan pusat grosir di Pasar Aur Kuning, Bukittinggi, Sumatra Barat. Pengalaman kuliah sambil bekerja juga membuatnya terasah berbisnis sejak mahasiswa.

“Kuliah dan berbisnis membuat saya semakin yakin saya dapat menggapai cita-cita saya. Cita-cita saya yaitu ingin memiliki bisnis sendiri dan membuka lapangan kerja,” cetusnya. Sebagai pemasok pakaian dalam yang persaingannya cukup ketat dan karena modal yang dimiliki kecil serta tidak cukup umtuk mensupport bisnis lebih besar, ia pun mulai berpikir untuk menjatuhkan pilihan ke bisnis yang tidak membutuhkan modal banyak, tetapi memiliki prospek yang baik, serta banyak dibutuhkan orang.

Akhirnya, bisnis pemasok pakaian dalam ia mulai tinggalkan dan beralih memulai bisnis jasa Tour and Travel karena ia melihat bahwa kota Bukittinggi merupakan kota wisata sehingga kebutuhan jasa Tour and Travel semakin hari semakin banyak diperlukan baik untuk kalangan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Potensi Besar di Industri Jasa 

Sebagai sub agen dari peusahaan jasa Tour and Travel. Jefri terus belajar berbagai hal, diantaranya bagaimana mamberikan jasa tiketing, program tour hingga layanan jasa lain yang memuaskan bagi pelanggan. Untuk kegiatan ini ia dibantu oleh satu orang karyawan.

Langkah demi langkah dilakukan, ia terus belajar bagaimana memasarkan produk jasa tour and travel dan mengelolanya secara profesional, hingga akhirnya bisnis yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.

Setelah proses belajarnya dianggap mumpuni, pada pertengahan April 2007 lalu, ia memberanikan diri untuk membuka usaha jasa Tour and Travel sendiri di Pasar Aur Kuning, Bukittinggi. Ia menyewa sebuah kantor dan tempat usaha kecil, di area pasar, yang berada di satu lantai dengan Kantor Dinas Pasar Aur Kuning, Bukittinggi. Pasar Aur Kuning merupakan kawasan grosir yang memiliki jaringan langsung dengan Pasar Tanah Abang, Jakarta sehingga kawasan ini sangat ramai dan banyak para pedagang dari luar kota Bukittinggi yang datang ke pasar ini. Kini usaha yang dirintisnya telah berjalan dengan baik. Ia pun dapat menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak muda lainnya.

Pebisnis muda ini memiliki tips bagaimana agar bisnis jasa Tour adn Travel nya unggul dengan bisnis sejenis lainnya. Pertama, ia menyediakan mobil travel dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang yang berjarak kurang lebih 100 km dari Bukittinggi. Kedua, ia menjaga hubungan baik dengan pelanggan dengan cara mendatanginya langsung secara periodik terhadap langganannya. Ketiga, tidak mengenakan charge of cancelation fee.

Keempat, memberikan bonus menarik berupa 1 tiket gratis travel ke bandara untuk pembelian 10 tiket pesawat. Kelima, pelunasan tiket bisa ditunda. Keenam, penyebaran 2000 brosur ke setiap toko yang ada di Aur Kuning dan juga angkot-angkot. Ketujuh, melakukan promosi dari mulut ke mulut. Kedelapan program “beli 10 tiket pesawat, gratis 1 tiket travel ke Bandara.” Kesembilan, gratis 1 tiket pesawat jika menumpulkan poin 88 tiket pesawat. Kesepuluh, tiket diantar ke alamat. Kesebelas, pesan tiket bisa via telpon dan sms, melakukan promosi secara teratur dan terencana melalui radio dan media cetak. Keduabelas, menyediakan hotline service dan yang terakhir aktif mengikuti berbagai pameran usaha.

Langkah satu demi satu dilakukan, ia terus belajar bagaimana memasarkan produk jasa Tour and Travel dan mengelolanya secara profesional, hingga akhirnya bisnis yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.

Berbekal ketigabelas jurus itulah Jefri mendapatkan kepercayaan masyarakat Bukittinggi dan sekitarnya sebagai travel agent yang menyediakan travel dan seluruh tiket maskapai penerbangan domestik dan internasional. Bahkan ia telah memperoleh kepercayaan dari Jabaan Pendidikan Perak Darul Ridzuan Malaysia karena telah memberikan layanan yangmemuaskan bagi 3 rombongan Malaysia yang berkunjung ke Bukittinggi.

Dengan kinerja yang terus diasah dan ditingkatkan, kini ia mampu menjual 1000 tiket setiap bulan dan 30 persen dari pasar yang justru berasal dari luar lingkungan pasar. Sebagai kenangan atas bisnis pertama kali yang pernah ditekuni, yaitu sebagai pemasok celana dalam wanita merek Bonita, Jefri memberi nama usahanya PT Bonita Anugerah Pratama.

Suatu hari nanti ia akan memiliki sebuah gedung layanan tiket pesawat terbang terpadu, dan memiliki pesawat udara sendiri dengan nama BONITA AIR.

Kesuksesan itu terus berlanjut, pesenan demi pesenan tiket dan program tour semakin banyak dilakukan. Ia bahkan telah bermimpi, suatu hari nanti ia akan memiliki sebuah gedung layanan tiket pesawat terbang terpadu, dan memiliki pesawat udara sendiri dengan nama BONITA AIR.

Leave a Reply